humas@ukrimuniversity.ac.id (0274) 496256

Lagi, UKRIM Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Beranda >Berita >Lagi, UKRIM Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Yogyakarta – Dengan bantuan hibah dari Kedutaan Besar Jerman, Lembaga Pengembangan Energi Terbarukan (LPET) UKRIM memasang satu sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan satu pompa tenaga surya di lingkungan kampus UKRIM pada Senin, 5 April 2021. Sistem PV Hybrid Off-Grid mempunyai kapasitas 1.920 Wp dengan kapasitas penyimpanan baterai 400 Ah.  Pompa Tenaga Surya (Solar Pump) menggunakan modul PV berkapasitas total 630 Wp dengan kemampuan pompa air hingga 15.000 liter/hari.

Gambar Bapak Daniel sedang memeriksa koneksi PV Hybrid Off-Grid

Gambar mahasiswa Fisika dan Ibu Emerita setelah memasang panel surya untuk Solar Pump

Instalasi sistem PV Hybrid Off-Grid dilaksanakan bekerjasama dengan PT Hijau Makmur Energi (HME) yang berbasis di Klaten, sedangkan instalasi solar pump dilaksanakan bekerjasama dengan PT Sinar Harapan yang berbasis di Surabaya.

Gambar Bersama PT. HME dan PT. Sinar Harapan

Instalasi kedua sistem ini sekaligus menjadi sistem ketiga dan keempat pembangkit energi berbasis tenaga surya yang terdapat di lingkungan kampus UKRIM. Sebelumnya LPET UKRIM telah memasang Solar Homes System (SHS) untuk memasok listrik di ruang penyimpanan alat-alat energi terbarukan tanpa koneksi ke jaringan listrik (off-grid) dan sistem PV On-Grid di gedung Dr. Saria Marantika berkapasitas 10 kWp pada tahun 2018.

Kedepannya, selain untuk mengurangi penggunaan listrik dari PLN dan menjadi sumber energi listrik ramah lingkungan, instalasi ini akan menjadi sarana pelatihan di bidang energi terbarukan bagi para dosen, mahasiswa UKRIM dan masyarakat umum. Hal ini merupakan langkah awal implementasi kerjasama UKRIM bersama Engineers Without Borders Germany dengan topik Establishing Energy Education yang MoU-nya secara resmi ditandatangani tahun 2019.

Gambar momen penandatanganan MoU UKRIM dan EWB (foto diambil sebelum pandemi COVID-19

Melalui proyek kerjasama ini, sedang dibangun Pusat Pelatihan Energi Terbarukan bagi mahasiswa UKRIM yang sebagian besar berasal dari daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Indonesia. Diharapkan mahasiswa yang mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan keterampilannya di daerah asal mereka, serta mampu berwirausaha di bidang energi terbarukan.

Gambar mahasiswa Fisika UKRIM saat membantu pengerjaan proyek LPET

Proyek kerjasama ini berhasil mendapat bantuan dana dari Kedutaan Jerman berkat kerjasama tim EWB di Jerman dan LPET UKRIM di Indonesia yang dikepalai oleh Bapak Daniel Pianka, seorang ahli energi terbarukan dari Jerman dan Ibu Emerita Setyowati, M.Sc, dosen untuk prodi Fisika serta asisten dosen untuk prodi Fisika, Anita Yuan, S.Si.

Gambar tim LPET UKRIM (Ibu Emerita-kiri, Anita Yuan-tengah, Bapak Daniel-kanan)

Dana ini digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan pusat pelatihan dan membangun 4 sistem berbasis energi terbarukan yaitu PV Home System , Solar Pump , biogas dan pengering tenaga surya (solar tunnel dryer). Diharapkan keempat sistem tersebut tahun ini dapat beroperasi dengan baik sehingga bisa menjadi model sistem berbasis energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan mahasiswa UKRIM khususnya mahasiswa Fisika.  

Kegiatan Mendatang