humas@ukrimuniversity.ac.id (0274) 496256

Menenun Harapan melalui Batik Ciprat: UKRIM Dorong Pemberdayaan SWP Wijaya Mulya di Sukoharjo

Beranda >Berita >Menenun Harapan melalui Batik Ciprat: UKRIM Dorong Pemberdayaan SWP Wijaya Mulya di Sukoharjo

Semangat pemberdayaan masyarakat melalui kreativitas dan kemandirian tampak dalam kunjungan tim Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) ke SWP Wijaya Mulya, salah satu SWP binaan UPT Kemensos, Sentra Terpadu Kartini Temanggung yang telah berdiri lebih dari lima tahun. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Pendopo Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, tersebut disambut hangat oleh Lurah Jombor, Ibu Wiyarsi, S.E., M.M., bersama Ketua SWP Wijaya Mulya, Ibu Sugiarti. Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan Penelitian Fundamental Kemdiktisaintek yang dilaksanakan bersama UKRIM dan didanai oleh DPPM, dengan fokus pada penguatan potensi serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai aktivitas produktif.

Salah satu potensi unggulan SWP Wijaya Mulya adalah Batik Ciprat “Bok Bolong”, sebuah karya kreatif yang tidak hanya memiliki corak ciprat khas dan beragam motif, tetapi juga mengandung nilai budaya melalui penggambaran simbol atau bayangan tokoh wayang. Keunikan tersebut telah membawa Batik Ciprat “Bok Bolong” melampaui batas daerah dan bahkan pernah ditampilkan dalam fashion show di Malaysia. Di bawah kepemimpinan Ibu Sugiarti bersama para pendamping, SWP Wijaya Mulya juga secara tekun dan sabar mengembangkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi produktif, seperti Bank Sampah dan pembuatan kerajinan keset. Berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, melainkan dapat menjadi titik awal lahirnya kreativitas, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebagai wujud komitmen untuk memperkuat sinergi dan keberlanjutan program, dalam kunjungan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara UKRIM dan SWP Wijaya Mulya, serta penandatanganan berita acara bersama Kelurahan Jombor. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi masyarakat, memperkuat inovasi berbasis kearifan lokal, serta menghasilkan dampak yang berkelanjutan. Bagi UKRIM, pengalaman SWP Wijaya Mulya menjadi inspirasi bahwa penelitian tidak berhenti pada hasil akademik, tetapi harus mampu hadir di tengah masyarakat, mengangkat potensi lokal, dan menenun harapan menjadi kemandirian melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kerja bersama.

Kegiatan Mendatang