Yogyakarta, 4 Juli 2025 – Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) secara resmi memulai pembangunan gedung baru yang diberi nama IMPACT, singkatan dari Immanuel Platform for Academic, Culinary, and Transformation. Acara peletakan batu pertama dilakukan pada Jumat, 4 Juli 2025, menandai awal dari hadirnya sebuah ruang multifungsi yang dirancang untuk mendukung kegiatan akademik, kreativitas, dan interaksi sosial di lingkungan UKRIM. Gedung ini hadir dengan konsep co-working space yang modern dan terbuka, serta dilengkapi dengan berbagai pilihan kuliner yang dapat dinikmati oleh mahasiswa, dosen, maupun pengunjung.
Gedung IMPACT akan menjadi simbol transformasi kampus yang berfokus pada kolaborasi lintas bidang. Dengan luas bangunan mencapai 310 m² dan kapasitas hingga 200 orang, area ini diharapkan menjadi pusat aktivitas mahasiswa lintas program studi. Salah satu fitur unggulannya adalah pemanfaatan panel surya di bagian atap, yang akan menyediakan energi listrik ramah lingkungan bagi Immanuel Music Center. Selain itu, sistem energi terbarukan ini juga akan digunakan sebagai media penelitian bagi mahasiswa dan dosen di Program Studi Fisika serta Informatika UKRIM, mendukung pengembangan riset di bidang energi berkelanjutan.
.jpg)
Yang membanggakan, desain arsitektur gedung IMPACT merupakan karya dari Daniswara Indra Mahardika, mahasiswa aktif dari Program Studi Teknik Sipil UKRIM. Keterlibatan langsung mahasiswa dalam perancangan gedung ini mencerminkan semangat learning by doing yang diusung UKRIM dalam proses pembelajaran. Keterpaduan antara inovasi, keberlanjutan, dan partisipasi aktif civitas akademika menjadi pondasi utama dari pembangunan gedung IMPACT, yang nantinya diharapkan mampu menjadi ruang inspiratif dan produktif bagi seluruh warga kampus.
