Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Pemberdayaan Desa Binaan di Kalurahan Sendangtirto, Berbah, Sleman. Program tahun pendanaan 2026 ini mengintegrasikan energi terbarukan dan teknologi digital untuk memperkuat sektor pertanian bawang merah sekaligus mengembangkan potensi wisata budaya di Sendangtirto.
Program bertajuk “Integrasi Energi Terbarukan dengan Augmented Reality untuk Mengoptimalkan Produksi Bawang Merah dan Penguatan Pariwisata Berbasis Budaya di Sendangtirto” tersebut dilaksanakan bersama Gapoktan Sendangtirto Makmur dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Tim pengabdian diketuai oleh Haeni Budiati dari Program Studi Informatika, dengan anggota Liefson Jacobus dan Anita Yuan dari prodi Fisika, Amin Kiswantoro dari STIPRAM, serta melibatkan mahasiswa yaitu Revalino Julian, Kezia Davila, Fernandus Ngiku dan Kesiah Maria.

Salah satu implementasi utama program adalah pembangunan dua unit Solar Dryer Dome berukuran 2 × 4 meter untuk mendukung proses pengeringan pascapanen bawang merah. Teknologi ini memanfaatkan energi matahari dalam ruang pengering tertutup sehingga hasil panen lebih terlindungi dibandingkan penjemuran terbuka yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Pembangunan alat juga disertai pelatihan penggunaan dan pemeliharaan agar petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri.
Selain sektor pertanian, tim mengembangkan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) untuk Candi Klodangan sebagai media informasi dan edukasi wisata budaya. Teknologi AR memungkinkan informasi mengenai situs cagar budaya disajikan secara lebih menarik dan interaktif tanpa mengubah struktur fisik candi.

Ketua Tim Pengabdian menegaskan bahwa program diarahkan pada keberlanjutan pemanfaatan teknologi oleh masyarakat. “Teknologi yang diterapkan tidak berhenti pada pembangunan alat atau aplikasi. Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan, mengelola, dan mengembangkannya secara mandiri sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.”
Melalui kolaborasi UKRIM, STIPRAM, Gapoktan, Pokdarwis, dan masyarakat Sendangtirto, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan desa yang memadukan teknologi tepat guna, energi terbarukan, dan transformasi digital untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat pengembangan wisata budaya secara berkelanjutan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan wujud nyata kontribusi dalam memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dokumentasi pelaksanaan kegiatan dapat disaksikan secara langsung melalui tayangan YouTube pada tautan berikut: https://youtu.be/Bk6dcuecHOY.
